Selain itu, merokok dari segi kesehatan akan menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya jantung. “Yang kita tuju bukan sekarang, melainkan masa yang akan datang,” ujarnya di Jakarta, Sabtu, 27 Agustus 2016. Pernyataan Anhari tersebut didasari wacana kenaikan harga rokok yang bisa mencapai Rp 50 ribu per bungkus. Anhari menuturkan banyak hasil penelitian yang menyebutkan bayi dalam kandungan yang terpapar rokok akan terganggu pertumbuhan kecerdasannya. Namun ia berkeyakinan, dengan menaikkan harga rokok, perokok pemula akan mulai berhenti, terutama bagi kalangan pelajar.
Source: Koran Tempo August 27, 2016 10:59 UTC