Hal itu dilakukan Akom -sapaan akrabnya- menyusul mencuatnya berita soal dugaan keterlibatan Setnov di kasus tersebut. Saya bilang, Bang saya ini di Golkar anggota DPR dari tahun 97. Akom mengatakan, dia menginginkan Ical mengingatkan Setnov lantaran takut Novanto benar-benar terlibat di kasus e-KTP. Karena kalau ada aliran dana ke partai, partai bisa bubar. Selain itu, Akom juga meminta Ical untuk mengingat Setnov agar memberikan klarifikasi soal dugaan keterlibatannya di kasus e-KTP.
Source: Jawa Pos April 06, 2017 14:15 UTC