Dia merelakan dirinya terbakar demi menyelamatkan kapal dari kobaran api. Karena upaya nekat itu, kapal yang terbakar hanya satu, yakni speedboat dengan mesin 200 PK. "Info yang saya tahu, dia (Takim) mencoba menyelamatkan kapal lainnya yang sedang sandar dengan melepaskan tali. Speedboat yang terbakar milik Lukman, paman korban. Jika menggunakan speedboat dari anak Sungai Sangatta, yang searah ke Pantai Kenyamukan, menuju laut di Lubuk Tutung, memerlukan waktu 1,5 jam.
Source: Jawa Pos July 21, 2017 01:28 UTC