Masyarakat merasa kebijakan Donald Trump, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat Muslim, diskriminatif dan bertentangan dengan konstitusi Amerika Serikat. Komunitas-komunitas lintas agama memang menunjukkan solidaritasnya bagi masyarakat Muslim AS dengan cara turut berpartisipasi dalam aksi menentang kebijakan Trump yang mendiskreditkan Islam. Seperti dilansir laman LA Times, aksi "I am a Muslim Too" tidak hanya diikuti oleh masyarakat Muslim AS, tapi juga dihadiri komunitas-komunitas lintas agama. "Kami lembaga keagamaan bangsa yang besar ini bahu membahu satu sama lain dalam mendukung saudara-saudara Muslim dan saudari kita," kata perwakilan tokoh lintas agama yang hadir dalam pertemuan tersebut. Dalam gelombang aksi menentang kebijakan Trump, menurut Ali, memang tampak solidaritas yang kuat antara masyarakat dan komunitas di AS.
Source: Republika March 13, 2017 04:00 UTC