REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Aktivis Iran memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan kemarahannya terkait partisipasi putri Presiden Bashar al-Assad dalam lomba balap kuda di Teheran. Seperti diketahui, Iran merupakan pendukung utama pemerintahan Presiden Bashar al-Assad di Suriah. Aktivis menyebut, partisipasi Al-Sham dalam lomba itu mencederai banyak warga Iran yang kehilangan sanak keluarganya di Suriah. Baca juga, 10 Faksi Utama Suriah yang Ingin Jatuhkan Assad. "Keputusan Assad untuk mengirimkan putrinya keluar dari negara itu menunjukkan rasa tak hormat kepada warga Iran yang terbunuh," tulis aktivis seperti dikutip Middle East Monitor.
Source: Republika July 13, 2016 13:07 UTC