TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu memiliki alasan tersendiri saat menyebut perayaan HUT Kementerian BUMN (HUT BUMN) ke-21 sebagai bentuk abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan. Baca juga: Said Didu Disindir Soal HUT BUMN: Eks Petinggi Sakit HatiSaid mengatakan sudah mendapatkan informasi soal perayaan ini sebelum menyampaikan tudingan ini ke publik. Adapun alasan dari tudingan ini yaitu pertama, kata Said, terjadi mobilisasi massa secara massal dari berbagai daerah untuk datang ke HUT BUMN. Selama itu, tidak pernah ada HUT BUMN besar-besaran yang mengerahkan sampai 150 ribu orang seperti saat ini. Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, memastikan perayaan HUT BUMN diundur.
Source: Koran Tempo April 10, 2019 06:32 UTC