Untuk mengurangi korban akibat bencana alat tersebut, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan sistem peringatan dini bencana tanah longsor. Mereka merancangnya dengan menggunakan basis Internet of Things melalui pesan Telegram. Meskipun tanah longsor sering terjadi Indonesia, sistem yang dikembangkan oleh pemerintah masih berbasis Short Message Service (SMS). Untuk itu, tim menggunakan sistem Internet of Things (IoT) untuk mengirim peringatan bencana tanah longsor ke masyarakat. Retno berharap alat ini dapat membantu mitigasi bencana tanah longsor dan mengurangi jumlah korban.
Source: Republika August 09, 2021 08:47 UTC