Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny di Moskow, Russia, 29 September 2019. REUTERS/Shamil ZhumatovTEMPO.CO, Jakarta - Kritikus anti-pemerintah Rusia, Alexei Navalny, berkeyakinan dirinya diracun dengan Novichok bukan tanpa alasan. "Mereka tahu bahwa ada masalah, masalah besar yang bisa mengancam mereka menjelang pemilu legislatif," ujar Alexei Navalny, Selasa, 6 Oktober 2020. Hasilnya, Alexei Navalny dan koleganya diminta membayar denda senilai US$1,2 juta atas tuduhan pencemaran nama baik. Perihal kejadian dirinya diracun dengan Novichok, Alexei Navalny mengaku belum tahu bagaimana virus syaraf itu masuk ke tubuhnya.
Source: Koran Tempo October 06, 2020 12:56 UTC