Sebenarnya bisa disepakati titik antara 35 meter ini sudah cukup ideal jika 50 meter tdak dapat terealisasi," ujar Nirwono, Kamis (2/1/2020). Namun hal ini relatif sulit terealisasi karena pembebasan lahan di era Gubernur Anies Baswedan relatif tidak berjalan. "Banjir kali ini harusnya membuka mata semua pihak bahwa penataan bantaran kali harus dilanjutkan. Banjir yang terjadi pada 1 Januari 2020, lanjut Nirwono, juga menandakan buruknya sistem drainase di Jakarta. Banyak drainase yang dibangun oleh pengembang perumahan perumahan baru yang tidak terhubung dengan drainase premier, sekunder dan tersier.
Source: Suara Pembaruan January 02, 2020 06:45 UTC