Amerika Minta Lebanon Reformasi pasca Ledakan di Beirut - News Summed Up

Amerika Minta Lebanon Reformasi pasca Ledakan di Beirut


Seorang pengunjuk rasa melemparkan gas air mata ke arah polisi saat bentrokan setelah ledakan di pelabuhan Beirut, Lebanon, 9 Agustus 2020. REUTERS/Goran TomasevicTEMPO.CO, Washington – Otoritas Lebanon memperkirakan ledakan di Beirut merugikan negara itu sekitar US$15 miliar atau sekitar Rp223 triliun. Ledakan di Beirut memaksa kabinet Lebanon, yang dipimpin PM Hassan Diab, mundur pada pekan ini. Parlemen Lebanon telah menyetujui keputusan pemerintah sebelumnya untuk menyatakan negara dalam keadaan darurat. Parlemen juga menyetujui pengunduran diri delapan anggota parlemen pasca ledakan di Beirut.


Source: Koran Tempo August 14, 2020 03:56 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */