Pasukan Amerika Serikat memeriksa mobil yang hancur akibat bom bunuh diri di Kabul, Afganistan, 16 September 2014. REUTERS/Omar SobhaniTEMPO.CO, Jakarta - Militer Amerika pada Jumat, 17 September 2021 meminta maaf atas sebuah serang drone atau pesawat tanpa awak, yang menewaskan 10 orang. Pentagon sebelumnya mengatakan pada 29 Agustus 2021, ditujukan untuk menyerang pelaku bom bunuh diri anggota Islamic State (ISIS). Pasukan Amerika Serikat memeriksa mobil yang hancur akibat bom bunuh diri di Kabul, Afganistan, 16 September 2014. “Investigasi kami menyimpulkan bahwa serangan drone itu adalah sebuah kesalahan yang tragis,” kata McKenzie.
Source: Koran Tempo September 19, 2021 08:26 UTC