Para pengungsi itu menempati bekas-bekas gudang di sebuah rumah toko (ruko). Pengungsi itu terdiri dari ibu-ibu dan 18 anak-anak usia sekolah. Uniknya, dari sekian banyak anak-anak pengungsi yang berusia antara 5-10 tahun itu ada yang hafal beberapa juz Alquran. Esok, tim relawan akan terbang meenuju Gaziantep untuk kembali mendatangi kamp pengungsi di kota ini. "Itu agenda besok terahir kami ke kamp pengungsi," ujarnya.
Source: Republika January 22, 2017 14:12 UTC