KOMPAS.com - Banyak orang tua kebingungan ketika mendapati anaknya melakukan sexting atau melakukan percakapan seks lewat aplikasi berkirim pesan. Respon yang tepat harus diberikan agar anaknya menyadari konsekuensi perbuatannya itu tanpa menarik diri dari orang tuanya. Salah satu hal yang paling ditakuti ialah kemungkin anak melakukan sex chat dengan orang asing secara online. Riset yang dilansir dari The Washinton Post menyebutkan jika 14,8 persen anak berusia 12 sampai 17 tahun pernah mengirim sex chat. Baca juga: Mencegah Budaya Sexting Di Kalangan RemajaPertukaran pesan yang dilakukan juga beragam mulai dari bertukar pesan nakal sampai mengirimkan foto bugil.
Source: Kompas March 25, 2021 01:07 UTC