Misalnya, tiba-tiba ia mengatakan mengantuk saat disuruh membereskan mainan atau lelah berlebihan saat baru disuruh berjalan sebentar. Baca: Anak Suka Main Gawai dan Malas Olahraga Terancam Ini Sebelum TuaNamun bisa jadi, anak hanya bersikap menjengkelkan supaya keinginannya terkabul. Anak yang manipulatif mampu mengontrol perilaku orang lain dan memprediksi reaksi orang lain terhadap perbuatan mereka. Artinya, perilaku orang tua yang memenuhi keinginan anak demi menghindari perilaku menjengkelkan anak atau menjauhkan anak dari tantrum. Perilaku anak disebut manipulatif ketika anak berdebat atau terus mengeluh tentang semua hal yang menyangkut peraturan dan tanggung jawab.
Source: Koran Tempo March 27, 2019 04:41 UTC