REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan staf khusus Presiden ke-6 SBY, Andi Arief, menyentil pengamat-pengamat yang dulu nyinyir soal tersangka ikut Pilkada. Ia mengingatkan, tiga tahun lalu, saat Mendagri dikecam pengamat dan intelektual setelah membolehkan tersangka ikut pilkada serta dilantik di tahanan KPK. "Sebagian besar pengamat dan intelektual yang mengecam tersangka yang ikut pilkada dan dilantik di tahanan KPK adalah mereka yang kini pembela Ahok," ujarnya lewat kicauan di Twitter, Kamis (17/11). "Ini bukan soal apakah AHY dan Anis, tapi bagaimana kita melihat apakah Ahok akan tetap istimewa dalam negara kita yang memiliki batas etis." Baca juga, Kabareskrim: Ahok Tersangka Kasus Penistaan Agama.
Source: Republika November 17, 2016 07:40 UTC