JAKARTA (gokepri.com) – “Lapar mata” kerap dialami orang saat melihat aneka takjil yang dijajakan pedagang menjelang jam buka puasa. Mike menilai fenomena “lapar mata” saat berburu takjil sering kali membuat orang membeli berbagai jenis jajanan dalam jumlah besar. “Kalau terlalu banyak makan takjil nantinya keburu kenyang yang manis-manis. Karena itu, takjil seharusnya dipandang sebagai bagian dari keseluruhan jadwal makan, bukan sekadar jajanan tambahan. Jangan sampai jajan takjil membuat anggaran makan bulanan jadi membengkak,” kata dia.
Source: Republika February 24, 2026 02:10 UTC