TEMPO/SubektiTEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan ia belum memutuskan langkah sehubungan dengan informasi adanya anggota TNI yang bergabung di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Menurut Gatot, informasi itu perlu dicek lebih dulu untuk memastikan keterlibatan anggota TNI berkaitan dengan kejahatan yang diduga dilakukan Taat. Gatot mengatakan tidak mungkin anggota TNI yang menjadi pengikut Kanjeng Dimas ditindak jika sekadar bergabung dengan padepokan. Namun, apabila anggota TNI itu melakukan hal-hal yang tidak patut, seperti terlibat pembunuhan pengikut Taat Pribadi atau penipuan penggandaan uang, barulah mereka bisa ditindak. Ihwal siapa saja anggota TNI yang bergabung dengan padepokan Taat, Gatot tidak bisa menyebutkannya.
Source: Koran Tempo October 05, 2016 05:26 UTC