dailymail.co.ukTEMPO.CO,�New York�- Anjing pelacak terakhir yang bertugas menemukan para korban dalam� tragedi terbesar akibat terorisme di Amerika Serikat, 9/11, dinyatakan mati dalam usia�16 tahun. Bretagne, anjing jenis golden retriever, disuntik mati (eutanasia) di sebuah klinik hewan di Cypress, pinggiran Houston, Amerika Serikat, Senin, 6 Juni 2016. Setelah pensiun, dia juga membantu anjing pelacak lain dan membantu anak-anak sekolah dasar di Texas berlatih membaca. Saat itu, sekitar 100 anjing pelacak dan pawangnya dikerahkan untuk membantu menemukan dan menyelamatkan orang-orang di World Trade Centre. Selama di New York, Bretagne diajak naik taksi berkeliling Times Square dan menginap di ruang suite Hotel Central Park.
Source: Koran Tempo June 07, 2016 13:43 UTC