Kondisi tersebut membuat Ketua Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gresik Zumrotus Sholihah prihatin. ”Sebagian besar dari mereka adalah remaja atau anak usia produktif,” ujar Kepala BNNK Gresik AKBP Agustianto, Kamis (4/8). ”Kalau kadar kecanduannya berat, kami rehabilitasi di Lido (Bogor, Red),” lanjutnya dalam sarasehan pencegahan kekerasan seksual pada perempuan dan anak di kompleks rumah dinas bupati Gresik. BNNK Gresik bekerja sama dengan RS Petrokimia dan Fathma Medika untuk merehabilitasi korban yang tidak terlalu parah. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik mencatat, pada Juli–Agustus ini, sebanyak 14 remaja kecanduan.
Source: Jawa Pos August 05, 2016 06:22 UTC