Apakah gempa yang satu merupakan penyebab gempa yang lain? Kejadian 7 September, dengan gempa 8,1 magnitudo, memang menyentuh daerah batas tektonik yang serupa dengan gempa hari Selasa (19/9/2017) yang berkekuatan 7,1. Namun episentrum -titik asal gempa di dalam bumi, dari kedua gempa itu terpisah berada sejauh 650 kilometer. Gempa pada tanggal 7 September, 30 kali lipat lebih merusak daripada gempa yang terakhir, namun bukan semata-mata karena skala magnitudonya. Sistem ini mengandalkan jaringan sensor yang mampu mendeteksi kedatangan gelombang seismik gempa (yang disebut gelombang P) yang bergerak cepat mendahului arus yang bergerak lebih lambat.
Source: Kompas September 21, 2017 23:26 UTC