LENSABANTEN.COM - Gabungan aparat keamanan dengan tegas menolak permintaan Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua yang berupa senjata dan merdeka. Dalam misi penyelamatannya pilot maskapai Suis Air Philps Mark Mehrtens aparat keamanan terus berupaya dalam berbagai cara termasuk bernegoisasi, dan menggunakan pendekatan humanism. Ancaman kembali diberikan kepada Pemerintah Republik Indonesia (RI) oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua, pimpinannya Egianus Kogoya mengancam akan menembak mati Pilot Maskapai Susi Air yang menjadi sandera sejak 7 Februari lalu. Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri menyatakan bahwa aparat keamanan siap memenuhi satu permintaan KST yakni menyiapkan sejumlah uang untuk membebaskan Pilot Susi Air. Dengan negosiasi yang melibatkan keluarganya, diharapkan agar Egianus menyerahkan Pilot Susi Air itu.
Source: Jawa Pos July 02, 2023 10:58 UTC