HappyInspireConfuseSadJakarta: Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan pihaknya menyambut baik ihwal pembangunan dan penyelesaian Pelabuhan Patimban. "Timing-nya kami lihat sangat tepat karena kami perkirakan dalam tiga tahun ke depan Tanjung Priok sudah akan kembali overcapacity. Sehingga dikhawatirkan tidak bisa lagi melayani ekspor impor secara efisien bila tidak dibantu oleh pelabuhan ekspor impor lain," tuturnya dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu, 20 Desember 2020.Dalam tiga tahun ke depan, Apindo juga memperkirakan akan banyak free trade agreement (FTA) yang berlaku. Sebelum Patimban diresmikan, pelabuhan ekspor impor Indonesia hanya terpusat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.Tanjung Priok diketahui telah overload sejak lama dan menghambat penciptaan efisiensi rantai pasok ekspor impor. Sudah waktunya Indonesia memiliki pelabuhan ekspor impor di berbagai daerah di Indonesia agar ekspor kita semakin efisien dan kompetitif," kata Shinta.Dia berharap, pelabuhan ekspor impor nasional dapat dibangun di kota lain untuk mendukung kegiatan ekspor impor nasional.
Source: Media Indonesia December 20, 2020 12:56 UTC