Apindo Sebut Manufaktur RI Lemah karena Upah Minimum Tinggi - News Summed Up

Apindo Sebut Manufaktur RI Lemah karena Upah Minimum Tinggi


Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, kebijakan Omnibus Law bisa menyelesaikan masalah yang menghambat sektor manufaktur. "Kalau Omnibus Law bisa goal, Undang-Undang (UU) Cipta Lapangan Kerja bisa membuat regulasi ketenagakerjaan lebih realistis," ujarnya kepada Republika.co.id, Jumat (3/1). "Jadi masih sangat besar kemungkinan membaik, karena pengaruh Omnibus Law, betul-betul akan membalik (keadaan)," jelas Hariyadi. Contohnya pada industri padat karya, antara kebijakan upah minimum dengan produktivitas, tidak sebanding. Sebelumnya, IHS Markit melaporkan, Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Desember 2019 naik menjadi 49,5.


Source: Republika January 03, 2020 13:07 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */