REUTERS/Kevin LamarqueTEMPO.CO, Riyadh - Pemerintah Arab Saudi mengganti kalender Hijriah yang berdasarkan perputaran bulan menjadi kalender Gregorian atau perputaran matahari. Pemberlakuan kalender Gregorian atau kalender dunia Barat di Arab Saudi dimulai hari Minggu, 2 Oktober 2016. Pergantian kalender ini dilakukan sebagai terobosan untuk menyesuaikan waktu dengan para pengimpor minyak dari Arab Saudi. Baca: Perempuan Irak 'Sadis' yang Paling Dicari dan Ditakuti ISISKerajaan Arab Saudi memberlakukan kalender Hijriah sejak 1932. Sebenarnya, dengan menggunakan kalender Hijriah, Arab Saudi dapat menghemat biaya, misalnya gaji pegawai negerinya.
Source: Koran Tempo October 03, 2016 04:40 UTC