Sebab, jika dibandingkan dengan negara-negara kaya minyak lainnya, realisasi investasi Arab Saudi sepanjang tahun lalu relatif masih sangat rendah. Realisasi investasi ini menempatkan Arab Saudi pada urutan ke-57 dari 121 negara yang menanamkan modal ke Indonesia, yang masuk melalui BKPM. Adapun investasi Arab Saudi yang masuk melalui pasar modal, tidak ada data yang solid. Pencapaian investasi Arab Saudi ini pun masih jauh di bawah negara-negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC. Investasi di hulu migas di Indonesia jelas lebih mahal dibandingkan investasi di hulu migas di negara-negara Teluk.
Source: Kompas February 27, 2017 00:02 UTC