JawaPos.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), Arief Budiman mengaku IT lembaganya diserang oleh peretas (hacker) yang berasal dari luar negeri. Sehingga IT dari KPU harus bekerja keras menangkal serangan tersebut. Namun demikian Arief mengungkapkan serangan para peratas itu tidak sampai mengganggu proses tahapan pemilu 2019. Arif menegaskan, KPU berkomitmen agar urusan IT ini tidak mengganggu tahapan pemilu. "Semoga para hacker sadar dan pas waktu pemilu enggak mengganggu lagi," pungkasnya.
Source: Jawa Pos March 13, 2019 09:45 UTC