JawaPos.com PEKANBARU - Kesetaraan pendidikan di Indonesia masih dalam bentuk lip service. Buktinya di ujung timur Indonesia, Tepatnya di Jayawijaya Papua, anak-anak di sana masih menghadapi gagap menulis membaca dan berhitung. Fakta ini ditemukan oleh Reby Oktarianda, salah seorang tenaga pengajar yang tergabung dalam program Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T). Di daerah ini kesabaran dan kemampuan seorang guru sangat diuji. Pengalamannya, ketika baru tiba di daerah Jayawijaya dia bersama tenaga pengajar daerah terluar lainnya menemukan anak buta huruf, lemah dalam berhitung dan menulis.
Source: Jawa Pos November 03, 2016 04:13 UTC