Perdana Menteri Australia Scott Morrison berbicara selama konferensi pers bersama yang diadakan dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern di Admiralty House di Sydney, Australia, 28 Februari 2020. [REUTERS / Loren Elliott / File Foto]TEMPO.CO, Canberra – Pemerintahan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, sedang mengkaji penerapan kekuasaan veto untuk menentukan kelanjutan dari semua perjanjian publik yang dibuat pemerintah negara bagian dan universitas. “Ada kemungkinan pemerintahan Morrison bakal menggunakan kekuasaan baru ini untuk menghentikan partisipasi pemerintah negara bagian Victoria dengan Cina dalam Belt and Road Initiative,” begitu dilansir News pada Ahad, 6 September 2020. Ini adalah program infrastruktur global yang dirancang Cina untuk menghubungkan negara itu dengan seluru negara di dunia. Selain itu, Australia juga menjajaki kerja sama rantai pasokan barang global dengan India dan Jepang agar tidak tergantung pada Cina.
Source: Koran Tempo September 06, 2020 15:56 UTC