KOMPAS.com - Pesawat pengintai Angkatan Udara Australia (RAAF) dikerahkan ke wilayah udara Filipina selatan untuk membantu negara itu mengatasi konflik bersenjata yang didalangi kelompok teroris. Saat ini sudah lebih dari satu bukan, konflik di wilayah Marawi terjadi. Menteri Pertahanan Australia Marise Payne mengatakan, pesawat pengintai berteknologi tinggi dari Royal Australian Air Force akan beroperasi di wilayah selatan Mindanao. "Ancaman regional dari terorisme, khususnya dari ISIS dan para teroris asing, merupakan ancaman langsung bagi Australia dan kepentingan kami," kata Payne. Dia mengatakan, Filipina telah menerima tawaran dua pesawat AP-3C Orion dari Australia untuk memberikan dukungan pengintaian kepada Angkatan Bersenjata Filipina.
Source: Kompas June 23, 2017 15:33 UTC