REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Australia mengumumkan perluasan dukungan keamanannya ke Filipina yang akan melibatkan pelatihan melawan terorisme perkotaan. "Semua negara harus belajar dari konflik Marawi baru-baru ini dan pengalaman Filipina," kata Menteri Pertahanan Australia Marise Payne, Rabu (24/10). Payne menjelaskan, sekitar 80 tentara dari tim pelatihan bergerak Australia akan ditempatkan di basis lokal di Filipina untuk melatih unit tentara dan kelautan dalam perang kontra-terorisme perkotaan. "Pelatihan praktis yang akan diberikan Pasukan Pertahanan Australia (ADF) akan memastikan bahwa kekuatan pertahanan Filipina lebih mampu melawan taktik brutal oleh teroris," kata Payne dalam sebuah konferensi pers. Ia mengatakan, Australia akan bekerja sama dengan Indonesia, Malaysia, Filipina dan Singapura untuk memantau gerakan militan.
Source: Republika October 24, 2017 07:30 UTC