TEMPO.CO, Jakarta - Praktek manipulasi atau rekayasa jangkauan kilometer pada odometer mobil bekas masih banyak terjadi. Hal ini dilakukan agar cepat laku karena dinilai catatan kilometer masih rendah dan bisa menaikkan harga jual. Hanya saja praktek kecurangan tersebut merugikan konsumen dan pedagang yang jujur. Contohnya, saat angka riil kilometer perjalanan mobil mencapai 100ribu lebih, pelaku bisa mencurangi dengan menggeser angka ke kilometer terendah sesuai catatan buku servis. Baca: Kecurangan Mengakali Odometer Mobil Bekas, Ini Tips MengenalinyaHal itu bisa digarap pelaku kejahatan dengan mencukil segel kilometer yang tertanam di bagian belakang stir kendaraan untuk memundurkan angka odometer sesuai catatan bengkel resmi.
Source: Koran Tempo March 15, 2019 00:45 UTC