Warga Jakarta khususnya Jaksel, tentu merasa tercoreng dan terhina dengan peristiwa yang tidak sepatutnya terjadi ini. ''Bocornya papan iklan dengan tayangan video porno, sangat mencoreng warga Jakarta yang mayoritasnya adalah muslim, yang tingkat religiusitasnya tinggi. ''Oleh karenanya, kami meminta Pemda DKI Jakarta dan Pemkot Jaksel ataupun dinas terkait harus bertanggung jawab dan meminta maaf kepada warga Jakarta,'' ujar dia. Ke depan, kata dia, Pemda DKI harus bisa menertibkan iklan-iklan yang mengandung unsur pornografi, dan memperbanyak iklan-iklan yang mendidik dan mempromosikan budaya yang santun, bermoral dan memiliki nilai-nilai keluhuran. Pelarangan iklan dengan model berbusana seksi ini untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual pada anak-anak,'' unkap dia.
Source: Republika October 02, 2016 11:08 UTC