REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Pemerintah Azerbaijan menyebut Armenia melanggar gencatan senjata di wilayah Nagorno-Karabakh yang diduduki tak lama setelah diberlakukan. "Armenia terang-terangan melanggar rezim gencatan senjata," kata Kementerian Pertahanan (Kemhan) Azerbaijan dikutip dari laman Daily Sabah, Ahad (11/10). Menjelang gencatan senjata, pasukan Armenia menembaki wilayah sipil Azerbaijan. Armenia dan Azerbaijan menyetujui gencatan senjata yang dimulai pada Sabtu siang untuk memungkinkan pertukaran tahanan dan pengembalian jenazah mereka yang tewas dalam aksi. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, yang menengahi negosiasi di Moskow, mengumumkan gencatan senjata pada pukul 3 pagi setelah 10 jam pembicaraan dengan pihak Armenia dan Azerbaijan.
Source: Republika October 11, 2020 21:45 UTC