Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat mencoba mesin CS Digital dan mengganti kartu BCA magnetic menjadi kartu BCA berteknologi chip hasil kerja sama dengan Mastercard. atau BCA tengah memproses restrukturisasi kredit sekitar Rp 65 triliun hingga Rp 82,6 triliun hingga pertengahan Mei 2020. BCA memproyeksi nantinya bakal ada peningkatan jumlah restrukturisasi sebesar 20 persen hingga 30 persen dari total kredit yang berasal dari 250.000 hingga 300.000 debitur. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja yakin dengan kebijakan restrukturisasi tersebut rasio kredit bermasalah atau NPL bank tidak akan mengalami peningkatan signifikan. Sebab, kata Jahja, kredit baru pun masih berpotensi untuk meminta restrukturisasi, terlebih di saat daya beli masyarakat menurun belakangan ini.
Source: Koran Tempo May 27, 2020 22:58 UTC