KOMPAS.com - Sejak tahun 2018 hingga sekarang, aktivitas gempa bumi disebut meningkat hingga lebih dari 11.000 kali setiap tahunnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Prof. Dwikorita Karnawati dalam webinar yang diselenggarakan Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bertajuk Sistem Pemantauan Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami, Jumat (17/7/2020). Peningkatan aktivitas gempa ini menurutnya belum diketahui penyebabnya dan masih terus diteliti oleh pakar terkait aktivitas pergeseran lempeng bumi ini. Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTS Dibuka, Ini Link dan Cara DaftarPeningkatan aktivitas gempa di tanah air ini, lanjut dia, sudah dilaporkan ke Presiden. Salah satu langkah yang dilakukan oleh BMKG adalah meminimalkan risiko bencana akibat gempa bumi dan bencana tsunami.
Source: Kompas July 20, 2020 03:33 UTC