(ANTARA/Katriana)TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Indonesia bagian selatan akan segera memasuki periode puncak kemarau. Melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2020, BMKG menyebut potensi puncak kemarau di Indonesia selatan itu dipengaruhi penguatan angin Monsun Australia. BMKG memprediksi Agustus sebagai puncak musim kemarau bagi sebagian besar wilayah yang telah mengalami kemarau. Saat ini kecepatan angin terutama di bagian selatan Jawa dan Bali dilaporkan menunjukkan kecepatan angin yang lebih kuat 10-20 knot. Sedangkan pada malam hingga pagi hari, suhu minimum tercatat pada 29 Juli terendah 10,4 derajat Celcius di Ruteng (NTT), Malang dan Bandung 17 derajat Celcius serta Padang Panjang 18 derajat Celcius.
Source: Koran Tempo July 31, 2020 05:48 UTC