BMKG: Terkait Gempa Lombok, Lombok Memang Rawan Gempa - News Summed Up

BMKG: Terkait Gempa Lombok, Lombok Memang Rawan Gempa


Sehingga tidak heran jika Lombok memang rawan gempa karena jalur Sesar naik Flores ini sangat dekat dengan Pulau Lombok," ujar Daryono Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG melalui siaran resminya. Dari sebaran seismitas ini pun cukup menjadi dasar untuk mengatakan bahwa Lombok memang rawan gempa. Catatan sejarah menunjukkan bahwa Pulau Lombok sudah sering terjadi gempa merusak, yaitu:(1) Gempa dan tsunami Labuantereng, Lombok 25 Juli 1856,(2) Gempa Lombok 10 April 1978 M=6,7 (banyak rumah rusak)(3) Gempa Lombok 21 Mei 1979 M=5,7 (banyak rumah rusak)(4) Gempa Lombok 20 Oktober 1979 M=6,0 (banyak rumah rusak)(5) Gempa Lombok 30 Mei 1979 M= 6,1 (banyak rumah rusak dan 37 orang meninggal)(6) Gempa Lombok 1 Januari 2000 M= 6,1 (2.000 rumah rusak)(7) Gempa Lombok 22 Juni 2013 M=5,4 (banyak rumah rusak)Gambaran catatan sejarah gempa tersebut kiranya cukup untuk menilai bahwa Lombok memang rawan gempa. Terkait gempa susulan, Daryono memastikan gempa susulan yang terjadi kekuatannya tidak akan sebesar gempa utamanya. Dari trend gempa susulan, mengindikasikan sangat kecil kemungkinan akan terjadi gempa yang kekuatannya lebih besar dari gempa utamanya," tegas Daryono dihubungi Kompas.com, Senin (30/7/2018).


Source: Kompas July 30, 2018 11:03 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */