REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono mengungkapkan Sejumlah fakta mengenai gempa berkekuatan 7,0 magnitudo yang mengguncang Provinsi Izmir, Turki, Jumat (30/10). Guncangan gempa ini dirasakan dalam wilayah yang luas seperti di Turki, Yunani, Bulgaria dan Makedonia Utara. Daryono menjelaskan gempa dipicu adanya aktivitas Sesar Sisam (Sisam Fault), sebuah sesar aktif dengan mekanisme pergerakan turun (normal fault) dengan panjang jalur sesar sekitar 30 km. Sesar Sisam dekat Pulau Samos ini ‘pecah’ dekat Menderes Graben, wilayah dengan sejarah panjang gempa dengan sesar turun (normal fault). Sepanjang sejarah gempa, tercatat bahwa di sekitar Sesar Sisam ini sudah beberapa kali terjadi gempa kuat pada masa lalu seperti gempa pada 1904 berkekuatan 6,2 magnitudo dan gempa pada 1992 berkekuatan 6,0 magnitudo.
Source: Republika October 31, 2020 01:41 UTC