REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) menilai dampak penyebaran virus korona membuat kualitas pembiayaan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) cukup tertekan. Bahkan, pada tahun ini Asbisindo memproyeksikan target pembiayaan BPRS sebesar 10 persen sampai 11 persen saja. Baca Juga Asbisindo: BPRS Siap Publikasikan Laporan KeuanganKetua Kompartemen BPRS Asbisindo Cahyo Kartiko mengatakan, awalnya target pembiayaan sebesar 15 persen pada tahun ini. "Namun, saat ini teman-teman (BPRS) sudah merasakan pembiayaan umrah maupun haji tapi segmen lainnya masih baik-baik saja," ucap Cahyo. Direktur BPRS Amanah Ummah Muhammad Abduh Khalid Mawardi menambahkan, pada tahun ini kondisi pembiayaan sangat memberatkan perusahaan apalagi dengan wabah korona.
Source: Republika March 20, 2020 14:15 UTC