"Mereka sangat kecewa, sampai keluar kata-kata kemungkinan tahun depan nggak akan ikut," kata dia, Jumat, 20 Maret 2020. Octavian menyebutkan, sebaiknya keputusan menghentikan itu diambil setelah dilakukan penundaan pertandingan final four serta grand final Proliga 2020 dengan batas waktu sekitar dua minggu ke depan yakni 3 April 2020. Surat untuk menghentikan kompetisi Proliga, kata Octavian adalah surat kedua yang dikeluarkan merespon wabah virus corona. Sebelumnya, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) melalui surat resmi bertanggal 18 Maret 2020 menyampaikan penghentian Proliga 2020 kepada manajer klub dan para sponsor Proliga 2020. Hanya selang satu hari dari pengumuman itu, panita lantas meminta maaf kepada para penggemar atas keputusan pemberhentian sisa pertandingan Proliga 2020 ini.
Source: Koran Tempo March 20, 2020 14:14 UTC