REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN tengah dalam proses menyampaikan usulan kepada Danantara Indonesia untuk mendapatkan izin melakukan akuisisi perusahaan di sektor asuransi pada 2026. Terkait urgensi akuisisi perusahaan asuransi, Nixon menjelaskan saat ini BTN membutuhkan mortgage insurance atau asuransi hipotek, yakni jenis asuransi yang melindungi pemberi pinjaman (bank atau kreditur) dari kerugian finansial apabila peminjam gagal bayar cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Karena kalau yang sekarang kan adanya asuransi kebendaan dan asuransi apa namanya jiwa gitu ya,” ujar Nixon. Terkait rencana akuisisi tersebut, ia menjelaskan prosesnya baru masuk tahap Rencana Bisnis Bank (RBB) perseroan dan pihaknya masih meminta kesediaan waktu dari Danantara untuk mendengarkan pemaparan usulan tersebut. Selain mendirikan anak usaha, BTN berencana memperkuat permodalan dengan nilai mencapai Rp 2 triliun yang rencananya direalisasikan pada semester II 2026.
Source: Republika January 26, 2026 16:01 UTC