Beberapa pihak menyebut bencana merupakan bentuk teguran dari Allah SWT, serta akibat dari perilaku tidak ramah lingkungan hingga maksiat yang masih terus dilakukan. Dalam buku Fikih Kebencanaan Perspektif NU, yang dikeluarkan oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jatim dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim (LPBI) PWNU Jatim pada 2019, mengemukakan dua hal yang seharusnya menjadi sikap umat Islam dalam menghadapi bencana. Secara akidah, umat Islam harus meyakini bahwa bencana yang melanda masyarakat berasal dari Allah SWT. Dalam buku tersebut, umat Islam juga disebut harus menyadari, segala sesuatu yang terjadi apapun itu termasuk bencana pada hakikatnya berasal dari Allah. Meski secara hakiki segala sesuatu berasal dari Allah SWT, umat Islam disebut tetap perlu menjaga etika atau akhlak, serta cara pandang terhadap takdir.
Source: Republika January 17, 2021 02:26 UTC