JawaPos.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali menggelar operasi penangkapan terduga teroris. “Dia tidak bekerja sendiri, beberapa anggota kelompoknya masih dikejar Densus 88 dan Satgas Antiteror di Polda terkait,” imbuh Dedi. Yakinkan kepada Densus, Polri dan TNI agar aksi terorisme tidak terjadi,” kata Dedi. Dari dugaan polisi, Novendri menerima sejumlah uang dari Saefulah alias Chaniago yang merupakan buron Densus 88. Selain menerima dana, Saefulah juga kedapatan pernah membantu perjalanan kelompok Muhammad Aulia saat dideportasi dari Bangkok pada 13 Juni 2019 lalu, hingga akhirnya berhasil diciduk Densus 88 di Bandara Kuala Namu.
Source: Jawa Pos July 23, 2019 12:58 UTC