JPPR menilai Baksos yang dilakukan timses ini sangat berpotensi menjadi sarana politik uang terselubung. Karenanya, Masykurudin mengkritisi kegiatan baksos yang dilakukan sebagai kampanye. Untuk itu, JPPR berharap upaya kampanye dengan Baksos atau dengan atas nama apapun demi meningkatkan elektabilitas pemilih, harus dilakukan dengan cara yang telah ditetapkan. Sebelumnya Bawaslu DKI Jakarta menerima laporan adanya kegiatan baksos oleh salah satu pendukung pasangan calon yang menggunakan politik uang. Kegiatan baksos yang melibatkan artis Giring Nidji tersebut membagikan sembako kepada masyarakat.
Source: Republika March 26, 2017 04:07 UTC