“Mendorong institusi penegak hukum agar terus meningkatkan kapabilitas dan kompetensi memahami kejahatan korporasi,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut, Sabtu (18/1). Mantan Ketua DPR RI prihatin karena kejahatan korporasi yang diotaki oleh pimpinan manajemen kedua BUMN itu baru bisa diungkap belakangan ini. “Pergunjingan ini mestinya menjadi informasi berharga bagi penegak hukum untuk mencermati modus kejahatan korporasi itu,” tuturnya. Sayangnya, informasi berharga tentang kejahatan korporasi itu tidak direspons sebagaimana seharusnya baik oleh penegak hukum maupun instrumen pengawas seperti OJK. Untuk mencegah berulangnya kejahatan serupa di kemudian hari, ia mendorong semua institusi penegak hukum meningkatkan kapabilitas dan kompetensi memahami kejahatan korporasi.
Source: Jawa Pos January 18, 2020 12:00 UTC