REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim akan memfokuskan penyaluran kredit ke segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada tahun ini. Hal ini dikarenakan rasio kredit bermasalah atau Nonperforming Loan (NPL) pada 2016 hampir mencapai 5,00 persen disumbang oleh segmen kredit korporasi. Menurut Soeroso, sebelumnya Bank Jatim juga memberikan penyaluran kredit di luar Jatim. Namun pada tahun ini fokus perseroan akan sepenuhnya ke wilayah Jatim, sehingga akan memberikan multiplier effect. "Kalau memberikan pinjaman ke proyek di Jatim nanti akan membuka lapangan kerja di Jatim.
Source: Republika January 09, 2017 09:40 UTC