Angka ini lebih rendah dibandingkan target sebelumnya sebesar 13 persen. Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan perlambatan kredit disebabkan peralihan penyaluran kredit dari risiko tinggi ke rendah, yakni dari pada sektor komersial ke kredit personal. Kemudian dari sisi corporate banking juga, kalau kemarin tumbuh double digit, jadi tumbuh single digit," kata dia. Penyaluran kredit tersebut melambat jika dibandingkan pertumbuhan kredit kuartal tiga 2018 sebesar 13,8 persen. Menurutnya penyaluran kredit properti hingga kendaraan bermotor juga ditargetkan mengalami penurunan, dari yang sebelumnya 15 persen-20 persen menjadi kisaran 11 persen.
Source: Republika October 28, 2019 14:03 UTC