REPUBLIKA.CO.ID,SINGAPURA -- Pemerintah Singapura kemungkinan telah memberi lampu hijau kepada bank sentral untuk terus melakukan pengetatan kebijakan moneter tahun ini. Mereka terdorong setelah Menteri Keuangan Heng Swee Keat mengatakan pada Senin bahwa posisi anggaran untuk 2018 akan tetap ekspansioner'. Dikarenakan, Singapura mengalami defisit kecil di tengah pembelanjaan yang lebih besar dan kenaikan pajak yang tertunda, dilansir di Bloomberg, Kamis (22/2). Bank sentral berpegang pada sikap netral pada keputusan Oktober sebelumnya, sambil memberi ruang tersendiri untuk memperketat kebijakan jika diperlukan. Defisit anggaran yang diproyeksikan untuk tahun depan juga membawa Ekonom Credit Suisse Group AG menegaskan perkiraan mereka untuk periode tersebut.
Source: Republika February 22, 2018 04:41 UTC