TEMPO.CO Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemehub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan angkutan udara perintis, baik untuk angkutan perintis penumpang maupun angkutan kargo. Untuk itu Kemenhub memberikan anggaran subsidi untuk penerbangan perintis sebesar Rp 500 miliar. "Itu untuk semuanya, baik perintis, penumpang, maupun perintis kargo," kata Polana di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Kamis 9 Januari 2020. Untuk penerbangan perintis kargo, Polana memastikan ada sekitar 27 rute yang tersebar di Kalimantan, Sulawesi dan Papua, yang akan mulai memberikan pelayanannya di tahun 2020 ini. Adapun operator yang melayani rute penerbangan perintis adalah Smart Cakrawala dan Asian One sebagai operator yang baru masuk tahun ini.
Source: Koran Tempo January 09, 2020 07:41 UTC