Perlahan-lahan kain yang sudah digambar dengan berbagai desain motif batik Sidoarjo bertabur warna. Dengan penuh ketelatenan, delapan perempuan yang tergabung dalam Paguyuban Batik Tulis Ka’wongsari itu menyelesaikan helai demi helai kain batik tulis. Motifnya beragam, tentunya khas batik Sidoarjo. Meski begitu, Pipip dan kawan-kawan berinisiatif menambah ilmu dengan melakukan lawatan ke beberapa daerah dengan kualitas batik yang baik. Setelah ditekuni selama empat tahun, produk batik tulis Ka’wongsari kini mulai berkembang dan dikenal di wilayah Sidoarjo.
Source: Jawa Pos January 24, 2017 09:27 UTC